Lihatlah kalender, hari demi hari berjalan semakin mendekati sebuah tanggal, ulang tahun. saat masih kanak-kanak atau saat remaja hari itu mungkin sangat ditunggu-tunggu, ada pesta kecil, ucapan-ucapan dan hadiah-hadiah. Ada kebanggaan bahwa umur semakin bertambah, semakin dewasa.
Tapi ketika usia semakin bertambah, perasaan itu sedikit demi sedikit menjadi berubah, berbalik. Dari kegembiraan dan kebanggaan menjadi semacam kekhawatiran. Betapa tidak, ketika usia tiba tiba 20, 25, 30,40... cepat sekali. Tiba-tiba kau temukan dirimu menjadi tua dan tanggal di kalender berkejar-kejaran tanpa seorangpun mampu menghentikan. Tiba-tiba kau sadari bahwa dirimu seperti diam saja, dari ulang tahun ke ulang tahun lain tak ada yang berubah, selain usia yang bertambah.
Lalu kau lihat dan bandingkan dengan orang lain. Bagi yang belum bertemu jodoh akan membandingkan dengan yang satu persatu menikah, lalu punya anak, lalu kau lihat diri sendiri lagi.
Atau lalu melihat satu persatu kawan yang mencapai sukses, menduduki jabatan penting, membangun rumahnya yang bagus, beberapa kali berganti mobil.. dan lalu beralih ke diri sendiri lagi..
Sudahlah, waktu tak dapat berhenti, impian tak semua dapat terwujud, kehidupan tiap orang tak selalu sama. Apa yang kau rasakan saat ini, yang telah kau peroleh dan capai, segala hal yang baik yang telah kau lakukan, itu bukanlah hal yang 'bukan apa-apa'. Adillah dalam menilai, juga kepada dirimu sendiri, kamu-pun telah melakukan banyak hal-hal penting dan hebat. Hanya saja kau merasa itu adalah hal biasa saja, padahal kenyataannya banyak dari hal-hal itu adalah karya dan pencapaian luar biasa, hanya saja tak kau sadari. Kau mungkin tak pernah tahu bahwa bisa jadi banyak orang yang sesungguhnya 'iri' dengan dirimu dan pencapaianmu.
Jadi, ingatlah bahwa perasaan sebagai 'tak ada kemajuan' dalam hidupmu itu tak sepenuhnya benar. Perasaan seperti itu juga dirasakan hampir semua orang, termasuk yang kau nilai paling sukses sekalipun. Lalu apa makna ketika usia semakin bertambah? Nilailah dirimu sendiri lagi, kali ini dengan lebih objektif dan fair, kemudian lanjutkan hidupmu.
Selamat berulang-tahun bagimu yang merayakan, baik dengan pesta hingar bingar atau dalam sepi dan kesendirian.
0 comments: